Langkah Memulai Bisnis Catering untuk Kamu yang Masih Merintis

Catering merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa dihindari untuk orang yang tinggal di kota besar. Tanpa catering, tentu masyarakat perkotaan akan kebingungan ketika mengadakan acara. Dengan peluang yang masih terbuka lebar, tentu nggak ada salahnya jika kita ikut terjun meramaikan kancah per-catering-an di kota.

Tapi, untuk kamu yang masih belum punya pengalaman tentang catering, simak dulu artikel berikut ini. Siapa tahu dengan kamu membaca sedikit penjelasan di sini akan menambah pengetahuan untuk memulai bisnis catering.

1. Tentukan Jenis Catering yang Akan Kamu Buat

Catering rumahan
blogspot.com

Catering itu ada berbagai macam jenisnya, kamu harus menetukan dulu akan membuat bisnis catering yang seperti apa. Kalau belum tahu jenis usaha catering, simak berikut ini.

Pertama adalah catering rumahan, jenis catering ini biasanya melayani pesanan sampai 100 orang. Paket yang disediakan bermacam-macam, bisa untuk catering acar pengajian, prasmanan arisan, pesanan nasi kotak Jogja untuk 20-100 porsi, atau pesanan nasi tumpeng.

Kedua, catering makanan anak. Jenis catering ini tentu tetap menyasar para orang tua tetapi konsumennya adalah anak-anak. Catering makanan anak ini adalah untuk makan pagi atau siang anak sekolah. Biasanya diberikan dalam rantang atau tromol khusus anak-anak. Selain itu, ada juga yang melayani catering makanan sehat dan makanan bayi.

Ketiga adalah catering kantoran. Catering jenis ini tentu ditujukan untuk para karyawan, bisa berupa nasi kotak atau juga prasmanan.

Keempat, catering acara khusus atau hajatan. Nah, catering yang terakhir ini biasanya akan menerima pesanan dalam porsi yang besar dan sistemnya prasmanan. Misalnya saja catering prasmanan untuk pernikahan atau sebuah perayaan.

2. Siapkan Modal yang Dibutuhkan

Paket rantang
dliciouscatering.wordpress.com

Sebuah usaha tentu membutuhkan modal, termasuk catering. Kamu butuh modal mulai dari peralatan masak untuk 100 porsi misalnya. Tapi kalau tidak banyak, kamu masih bisa memanfaatkan peralatan yang ada di rumah sebelum membeli peralatan baru.

Selain itu sediakan juga ruangan khusus memasak yang dijaga kebersihannya. Tata dapur agar kerja lebih efisien dan tidak saling mengganggu.

Untuk memulai usaha, sebaiknya gunakan dana yang ada dulu, jangan berhutang ke bank. Modal awal memulai usaha catering juga tidak terlalu banyak. Kamu bisa menganggarkan antara 500 ribu sampai 2 juta rupiah, tergantung pesanan yang akan kamu kerjakan. Tapi, untuk memulai, coba dulu dengan skala yang kecil.

3. Mengasah Keterampilan Memasak

Memasak
themartinezfoundation.org

Kalau mau membuka usaha catering tentu saja harus memiliki keahlian memasak. Untuk itu, kamu harus sering-sering mengasah kemampuan memasakmu. Coba berbagai menu masakan dan variasi yang berbeda. Walaupun makanan itu tergantung selera, tapi kamu harus punya standar sendiri, dan itu harus kamu kuasai.

Kamu juga harus pintar-pintar memanfaatkan bahan makan yang ada, jangan sampai bahan sisa terbuang sia-sia. Kamu harus mengasah insting berapa banyak bahan yang dibutuhkan untuk membuat porsi makanan sesuai dengan pesanan. Jadi, bahan sisa atau masakan sisa dari pesanan yang dibuat tidak terlalu banyak.

Perhatikan juga penyimpanan bahan baku agar lebih tahan lama. Kalau bisa, kamu harus punya langganan, tidak cuma satu, tapi ada beberapa tempat untuk menyetok bahan makanan. Hal ini penting karena kalau kamu akan memasak pesanan, tentu membeli bahan bakunya dadakan, tidak mungkin sebulan sebelumnya disimpan, pasti sudah tidak segar lagi bahan makananannya.

Jangan lupa perhatikan penyimpanan hasil masakan yang kamu buat. Hal ini harus diperhatikan untuk menghindari makanan menjadi basi dan akan membuat pelanggan komplen dan nama catering kita menjadi jelek.

Leave a Comment